Selasa, 24 Januari 2012 06:46
Produksi kacang tanah Kabupaten Gresik saat ini adalah 1,5 ton/ha. Sementara pemerintah mentargetkan peningkatan produksi sampai 1,95 ton/ha. Untuk meningkatkan produksi tersebut diperlukan inovasi teknologi berbasis sumberdaya alam di Kabupaten Gresik. Atas dasar itu Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Gresik membawa 80 petugas PL 2 (Pemandu Lapang 2) yang terdiri dari penyuluh, mantri tani, dan petugas POPT (Petugas Pengamat Organisme Penggangu Tanaman) berkunjung ke Balitkabi. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk menambah ilmu budidaya kacang tanah. Diharapkan, para petugas PL 2 ini mampu membantu petani dalam penerapan teknologi budidaya kacang tanah sehingga produksi kacang tanah di Kabupaten Gresik dapat ditingkatkan. Demikian disampaikan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ir. Eko Anindito P, MMA di Aula Balitkabi, Kamis (19/1/2012).
Baca selengkapnya: PL 2 Kabupaten Gresik Berkunjung ke Balitkabi
Untuk meningkatkan kinerja dan percepatan pengembangan hasil penelitian, berbagai peluang kerjasama terus digalang dan digali oleh Balitkabi. Untuk tujuan tersebut, empat peneliti Balitkabi berkunjung ke PT Hobson Interbuana Indonesia di Cianjur, pada 18 Januari 2012. Kunjungan empat peneliti Balitkabi: Prof. Dr. Marwoto, Dr. Suharsono, Dr. A.A. Rahmianna, dan Dr. Yusmani Prayogo bertujuan memperkenalkan ”Biolec”, insektisida biologis berbahan aktif Lecanicium lecanii yang merupakan inovasi Balitkabi. Biolec ditawarkan untuk diproduksi secara massal kepada PT Hobson.


