Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • Balitkabi
  • Balitkabi
  • Balitkabi
  • Balitkabi
Prosiding
4. Stok Benih
2. Procurement
1. Digital Library

Ads on: Special HTML
Merumuskan Harga Benih Tanaman Pangan PDF Cetak E-mail
Selasa, 07 Mei 2013 07:52

Benih menjadi bagian integral dalam sistem produksi tanaman pangan, bahkan posisinya, bersama dengan varietas unggul, dinilai menentukan capaian produksi tanaman pangan. Menyadari hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pertanian memberikan perhatian terhadap ketersediaan benih yang memenuhi prinsip Enam Tepat.

Workshop Penyusunan harga benih untuk kegiatan subsidi benih tahun anggaran 2013 dilakukan 2 Mei 2013 di Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Workshop dipimpin oleh Direktur Perbenihan, Dr. Bambang Budhianto, diikuti oleh jajaran Eselon II dari Kementerian Pertanian, Badan Litbang Pertanian (BB Padi, Balitsereal, dan Kepala Balitkabi) serta dari BUMN.

Pada prinsipnya komponen Harga Benih (HB) merupakan semua biaya yang timbul baik secara langsung maupun tidak langsung dari proses produksi sampai dengan benih siap jual sampai ke kelompok tani (termasuk profit margin dan biaya angkut sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Pertanian. Jadi HB = HPP (harga pokok perjualan) + Biaya Distribusi + Profit Margin.  Harga Eceran Tertinggi (HET) merupakan besaran maksimal harga benih yang dibeli di tingkat kelompok tani. Subsidi benih merupakan selisih antara HB dengan HET. Subsidi benih tahun anggaran 2013 dialokasikan untuk komoditas padi hibrida, padi inbrida, jagung hibrida, jagung komposit, dan kedelai.

Perumusan harga benih dianalisis berdasarkan hasil survei pada berbagai pelaku perbenihan di beberapa provinsi ditambah dengan data dari Harga konsumsi BPS dan Ditjen P2HP Kementerian Pertanian serta Perkembangan harga benih subsidi, BLBU dan CBN tahun 2008-2012. Workshop berhasil membuat rumusan awal tentang harga benih dengan menyusun komponen-komponen penyusun harga benih yang meliputi: (1) biaya langsung dan biaya tidak langsung (disebut HPP), (2) profit margin, dan (3) biaya distribusi. Pematangan draft harga benih akan dibahas lebih lanjut setelah seluruh peserta workshop mempelajari draft komponen penyususn, disesuaikan dengan bidang tugas masing-masing.

Niat baik pemerintah semoga memberikan manfaat bagi petani.



 
Joomla Templates by JoomlaVision.com