Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • Balitkabi
  • Balitkabi
  • Balitkabi
  • Balitkabi
2. Procurement
1. Digital Library
Prosiding
4. Stok Benih

Ads on: Special HTML
Gelar Teknologi Kedelai di Lahan Pasang Surut Riau PDF Cetak E-mail
Selasa, 17 Juli 2012 14:54

Pusat-pusat pertumbuhan kedelai harus terus dicari dan dimanfaatkan. Selain mengoptimalkan lahan di bawah tegakan hutan di wilayah Perhutani, lahan pasang surut juga digerakkan untuk pengembangan kedelai.

Teknologi budidaya kedelai di lahan pasang surut, bukanlah hal baru bagi Balitkabi.  Sejak 2007 telah dikembangkan kedelai di lahan pasang surut Prov. Jambi, hasilnya menggembirakan, karena petani dapat mengadopsi teknologi budidaya kedelai sehingga produksi kedelai di Jambi meningkat.  Di lahan pasang surut Riau, pengembangan teknologi budidaya kedelai dilakukan di Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir. Penanaman yang dilakukan akhir April 2012, beberapa kali mengalami air pasang disertai hujan, sehingga pertumbuhan tanaman di beberapa petak pengembangan kurang optimal.

Temu lapang Gelar Teknologi Budidaya Kedelai di Lahan Pasang Surut pada 14 Juli 2012, dihadiri 91 petani dan penyuluh dari Desa Bagan Jaya dan Rumbai Jaya. Ucapan selamat datang oleh Camat Enok yang diwakili oleh Kepala Desa Bagan Jaya menyampaikan terima kasih atas gelar teknologi ini.  Demikian juga Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, mendo­rong petani untuk memanfaatkan teknologi yang telah dikembangkan oleh Badan Litbang Pertanian. Ini merupakan rakhmat dan sekaligus nikmat bagi kita semua, jangan disia-siakan. Kembangkan terus secara serius apa yang sudah dicontohkan ini, dan Bapak Wiryadi S.Sos Msi (Kepala Dinas Pertanian), meng­harapkan tahun depan, Badan Litbang Pertanian dapat melakukan kembali gelar ini, sehingga produksi kedelai di Indragiri Hilir dapat dioptimalkan. Dinas Pertanian siap mendukung. Ketua HKTI Indragiri Hilir, yang sejak semula berkeinginan hadir, pada temu lapang, mendapatkan tugas lain, namun beliau juga mengharapkan produksi kedelai di Indragiri Hilir harus terus dipacu.

Gatut Wahyu M.P., peneliti Balitkabi sedang menjelaskan tanaman kedelai di lapang

Kepala Balitkabi, menyampaikan bahwa Badan Litbang Pertanian, akan terus memperkuat kerjasama dengan jajaran Dinas Pertanian, sebagai instansi penggerak yang sesungguhnya. Teknologi varietas yang didukung oleh teknologi budidaya di lahan pasang surut, yang digelar hari ini, merupakan contoh nyata bahwa lahan pasang surut berpotensi sebagai penyumbang kedelai nasional. Gatut Wahyu, MP (pemulia kedelai Balitkabi) yang memandu kunjungan lapang, menyampaikan bahwa Badan Litbang telah banyak menghasilkan varietas kedelai, yang sebagian ada di lapang, bahkan juga digelar calon varietas kedelai. Sisi teknologi budidaya kedelai di lahan pasang surut, disampaikan secara runut dan jelas oleh Abdullah Taufiq, MS (peneliti ekofisiologi Balitkabi).

Penyerahan publikasi kepada Kepala Diperta BPTPH Indragiri Hilir oleh Ka Balitkabi Malang

Pola tanam di areal gelar teknologi hanya ditanami padi sekali dalam setahun. Introduksi tanaman kedelai setelah padi, merupakan hal baru di areal tersebut. Dari beberapa varietas kedelai yang diuji, Anjasmoro memiliki keragaan tanaman yang lebih baik dibandingan dengan yang lain, indikasinya daun tetap hijau dan berpolong normal; diikuti oleh varietas Argomulyo. Petani lebih memilih Argomulyo, karena ukuran bijinya besar, umur masaknya 7 hari lebih cepat dibandingkan Anjasmoro. Saat diskusi, petani dan penyuluh antusias, menanyakan masalah keharaan dan pupuk di lahan pasang surut. Termasuk ibu-ibu wanita tani, ikut serta menanyakan berbagai OPT kedelai. Petani memilih varietas Argomulyo dan Grobogan.  Bahkan penyuluh menyampaikan lahan 5 ha,  berpotensi digunakan sebagai produksi benih untuk Argomulyo.

Semangat petani dan dukungan Dinas Pertanian sangat tinggi, nampaknya gelar budidaya kedelai di lahan pasang surut di Desa Bagan Jaya perlu dilakukan lagi pada tahun 2013.

Ir Abullah Taufiq M.P. saat memaparan teknologi kedelai di lahan pasang surut pada temu lapang



 
Joomla Templates by JoomlaVision.com